Keistimewaan-Orang-Sakit-Dalam-Islam

Bergembiralah, Sebab Ada 4 Keistimewaan Orang Sakit dalam Islam

Bergembiralah, Sebab Ada 4 Keistimewaan Orang Sakit dalam Islam – Allah telah menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini dengan kebalikan yang menyertainya. Sebagaimana adanya kesenangan dan kesulitan, kaya dan fakir, halal, dan haram, taat dan maksiat, hingga sehat dan sakit. Kesemuanya ini bisa dijadikan oleh Allah sebagai ujian.

Banyak dari manusia yang menganggap segala sesuatu yang buruk adalah sebuah ujian, termasuk di dalamnya sakit. Baik itu sakit berat maupun ringan, orang-orang cenderung mengeluh karena rasa tidak nyaman yang dirasakan.

Padahal di balik adanya sakit dalam diri orang, tersimpan rahasia berupa keistimewaan bagi orang sakit dalam Islam pada khususnya. Ya, selalu ada hikmah di balik segala sesuatu yang terjadi di dunia ini.

pengobatan-hikmah


BACA JUGA :


Keistimewaan Orang Sakit dalam Islam

  • Sakit menjadi penghapus dosa orang mukmin

Seperti halnya yang sering terdengar bahwa sakit dapat menggugurkan dosa. Hal ini bukan omong kosong semata, sebagaimana firman Allah dalam QS. Asy Syu’ara : 30.

Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah  disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30)

Lebih lanjut, orang yang dianugerahi Allah suatu penyakit sebenarnya telah dikirimkan terlebih dahulu 4 malaikat oleh Allah yang memiliki tugasnya sendiri-sendiri.

  1. Malaikat pertama ditugaskan oleh Allah untuk mengambil kekuatan tubuh seseorang sehingga ia menjadi lemah.
  2. Malaikat kedua diperintahkan untuk mengambil rasa lezatnya makanan di mulut orang yang sakit. Itulah mengapa orang yang sakit cenderung tidak memiliki nafsu makan.
  3. Malaikat ketiga memiliki tugas untuk mengambil cahaya wajah pada orang. Di mana orang sakit raut wajahnya akan menajdi pucat pasi.
  4. Malaikat keempat kemudian bertugas untuk mengambil dosa-dosa orang yang sakit sesuai dengan amal baiknya kala sehat.

Bahkan jika saja orang yang sakit meninggal dunia saat itu, ia akan keluar dari dunia tanpa dosa sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

حمى يوم كفارة سنة

Artinya: “Sakit sehari sama dengan melebur dosa setahun.” (HR Al Qadla’i, dalam Ihya’ Ulumuddin, juz 4, halaman 288).

  • Sakit akan menghindarkan dari siksa api neraka.

Kita tidak boleh mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai bersuudzon pada Allah karena ujian sakit yang dideritanya. Harusnya kita sebagai orang yang beriman untuk bergembira karena sesungguhnya Nabi SAW bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (HR. Al Bazzar, shohih)

  • Sakit akan mengingatkan orang terhadap kelalaiannya dan kembali mengingat Allah

Allah SWT telah berfirman: “Dan sesungguhnya kami telah mengutus (para Rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.” (QS al-An’am: 42)

  • Sakit akan membuat kita lebih optimis untuk bertahan hidup.

Orang yang merasakan sakit tentu akan berusaha untuk sembuh dari rasa sakit yang dideritanya. Dengan begitu berarti ia ingin untuk terus bertahan hidup di dunia ini.

Jika Anda ingin mendapatkan layanan pengobatan HIZIB FATIHAH untuk menyembuhkan berbagai penyakit tanpa obat, maka Anda bisa hubungi admin Kang Masrukhan di 082223338771 atau 085712999772.