Pentingnya Hizib Fatihah

Anak-anak saya sempat memprotes ketika saya ngotot meminta mereka mengamalkan Hizib Fatihah seperti yang selama ini saya lakoni. Bukannya belajar tiran, tapi saya hanya ingin anak-anak memiliki amalan yang bisa mereka gunakan sewaktu-waktu. Baik untuk diri mereka sendiri atau untuk menolong orang lain yang membutuhkan.

Belajar dari pengalaman pribadi, berkah amalan Hizib Fatihah bisa jadi sesuatu yang sangat kita perlukan sewaktu-waktu. Pernah suatu ketika saya tengah mendaki gunung bersama rombongan alumni sekolah menengah tempat saya menimba ilmu dulu. Di tengah-tengah pendakian, saat posisi kami sudah jauh dari pemukiman dan sarana komunikasi nihil jumlahnya tiba-tiba seorang teman saya terserang demam tinggi. Sementara keadaan cuaca yang buruk membuat niat kami mencari bantuan menjadi mustahil.

Berbekal bacaan basmalah dan surat Al Fatihah, saya lalu berinisiatif mengobati teman saya tadi dengan  media sebotol air mineral dari perbekalan kami. Anggota rombongan yang lain sempat pesimis melihat apa yang saya lakukan, namun beberapa jam kemudian teman saya yang sakit mulai reda demamnya dan kamipun bersama-sama mengucap hamdalah sambil menghembuskan napas lega.

Itulah alasan kenapa saya ingin anak-anak saya mengamalkan Hizib Fatihah, sebab saya yakin akan ada saat dimana mereka membutuhkannya.

Gunawan Adi P. – Asahan

<== KEMBALI